Akuntansi dan Pengelolaan Dana dalam Konteks Sosial dan Budaya pada Tradisi Koloman di Madura
Abstract
Penelitian ini mengungkap adanya pencatatan arisan dan iuran kematian di dalam tradisi koloman. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan etnografi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 11 orang yaitu: pembina koloman, ketua koloman, bendahara koloman, sekretaris koloman dan anggota koloman. Hasil penelitian mengungkap bahwa dalam tradisi koloman yang berlangsung di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan terdapat sistem pencatatan berupa arisan dan kas kematian yang memiliki dampak positif di kalangan masyarakat Blumbungan. Iuran kematian erat kaitannya dengan asuransi syariah karena di dalamnya terdapat prinsip ta’awun, takaful, dan tabarruk Sistem pencatatan dalam arisan dan iuran kematian dilakukan secara akuntabel dan transparan dengan maksud agar memiliki rasa tanggung jawab dan percaya antar sesama anggota koloman.
References
Ahmad Basori, (2025). Ahmad Basori, Anggota Koloman, Wawancara Langsung (4 Mei 2025).
Alika, A., Rismayana, L., Nur, A., & Fauziyah, M. N. (2024). Budaya Koloman: Simbol kekuatan kekeluargaan di Desa Buddagan 1 Kecamatan Larangan Luar Kabupaten Pamekasan. Jurnal Bekti, 7(1), 101–107. https://journal.citradharma.org/index.php/bekti/article/view/1321
Andriani, K. E. (2022). Analisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana peturunan dalam kegiatan piodalan Pura Khayangan Tiga di Desa Adat Alapsari Desa Jinengdalem. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 12(2), 150–160. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJA/article/view/37009
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak.
Asrori, M. A. (2024). Akuntabilitas pengelolaan dana desa: Peran religiusitas, partisipasi masyarakat, komitmen organisasi dan moralitas perangkat desa. Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi, 20(1), 87–98. https://journal.uwks.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/3667
Astuti, F. (2022). Kontribusi dana keistimewaan kepada pelaku budaya. Jurnal Politik Walisongo, 13(2), 221–230. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/JPW/article/view/12620
Baidawi (2025). Baidawi,Ketua Koloman, Wancara Lansung (19 April 2025).
Efendy, H. (2021). Pandangan dan perilaku etnik Madura. CV Jakad Media Publishing.
Hannan, A. (2023). Tinjauan sosiologi terhadap relasi agama dan budaya pada tradisi Koloman dalam memperkuat religiusitas masyarakat Madura. Resiprokal: Jurnal Sosiologi, 5(2), 144–158. https://resiprokal.unram.ac.id/index.php/RESIPROKAL/article/view/284/74
Hosni Syamsuri. (2025). Hosni Syamsuri, Anggota Koloman, Wawancara Langsung (1 Mei 2025).
Imam Rosyadi. (2025). Wahyu Imam Rosyadi, Anggota Kolaman, Wawanacara Lansung (20 April 2025).
Imam Syafi’e. (2025). Imam Syafi’e, Anggota Koloman, Wawanacara Lansung (28 April 2025).
M Helmi Syahid. (2025). Mohammad Helmi Syahid, Pembina Koloman, Wawancara Lansung (18 April 2025).
Mahrus Jailani. (2025). “Mahrus Jailani, Bendahara Koloman, Wawanacara Langsung (20 Mei 2025).
Maimun. (2025). Maimun, Anggota Koloman, Wawancara Langsung, (4 Mei 2025).
Nurrahimah, S. (2023). Asuransi syariah di Indonesia: Perkembangan, faktor pendukung, dan strategi. Al-Fiqh: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam, 5(1), 55–63. https://glorespublication.org/index.php/al-fiqh/article/view/299
QS. Al-Maidah: 2. Al-Qur’an, Al-Maidah (5):2.
Ramadhania, R. (2021). Akuntansi antropologi: Ritus pernikahan Jawa dengan pembukuan untuk nilai kemasyarakatan. Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan, 3(1), 30–34. https://doi.org/10.34199/oh.v3i1.49
Samsudin. (2025). Samsudin, Anggota Koloman, Wawancara Langsung (25 April 2025).
Sibyan, H. (2023). Konsep ekonomi berokah dalam tradisi pengajian Koloman Madura di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Pamekasan. Revenue: Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Islam, 5(1), 88–97. https://ejournal.stieba.ac.id/index.php/revenue/article/view/121
Sudirman. (2025). Sudirman, Sekretaris Koloman, Wawancara Lansung (20 April 2025).
Sugiantari, P. R. (2020). Analisis pengelolaan dana dalam bingkai budaya Nekeng Tuas di Sekaa Banua (Studi kasus pada Sekaa Banua Desa Adat Gretek, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali). Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 10(1), 102–113. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJA/article/view/24614
Syafira, M. H. (2022). Potensi perkembangan asuransi syariah di Indonesia. Diponegoro Journal of Islamic Economics and Business, 2(1), 17–25. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/djieb/article/view/16758
Zubaidi. (2025). Zubaidi, Anggota Koloman, Wawancara Langsung (21 April 2025).
Copyright (c) 2025 Firman Syahroni, Ira Hasti Priyadi, Riskiyatul Khasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.