Model Pengembangan Ekowisata Berbasis Destination Management Organizations untuk Percepatan Ekonomi Desa di Zona Timur Kabupaten Malang

  • Bambang Supriadi Universitas Merdeka Malang
Keywords: Ecotourism, Destination Management Organizations, Sustainable Development, Tourism

Abstract

Malang Regency has considerable ecotourism potential, but its contribution to community welfare is still low. This research aims to develop a strategic model for managing Poncowismojatu ecotourism based on Destination Management Organizations (DMOs) to increase tourism competitiveness and encourage rural economic growth in Malang Regency. This research uses a qualitative descriptive method with a SWOT analysis approach. The source of informants as a research sample of 30 respondents includes tourists, local communities, tourism managers, and government representatives. Data were collected through questionnaires and then analyzed to evaluate ecotourism management's strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The results showed that implementing DMOs improved the quality of ecotourism services by optimizing cross-sector coordination, increasing the effectiveness of tourism marketing, and strengthening community participation in destination management. The DMOs-based management model contributes to increased tourist visits and customer satisfaction, which positively impacts the local economy. However, the main challenges are the lack of supporting infrastructure and low community awareness of environmental sustainability. The results of this study have contributed to increasing the capacity of human resources in tourism, strengthening marketing strategies, and optimizing infrastructure that supports sustainable ecotourism. Additionally, implementing DMOs will increase regional tourism's competitiveness and provide sustainable economic and ecological benefits.

References

Angelo Presenza, 2014, Towards A Model Of The Roles And Activities Of Destination management Organizations (DMOs), World Tourism Education and Research Centre Haskayne School of Business, Faculty of Economics University of Molise, Italy Via De Sanctis
Badan Pusat Statistik, 2015, Kabupaten Malang Dalam Angka 2015, Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang
Badan Pusat Statistik, 2015, Jawa Timur Dalam Angka, Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Surabaya
Badan Standar Nasional Indonesia, 2014, Penilaian pengelolaan Jasa Lingkungan Keanekaragaman Hayati (Biodiversity), SNI 8015:2014, Jakarta
Badan Standar Nasional Indonesia, 2014, Sisyem Manajemen Lingkungan-Persyaratan Dan Panduan Penggunaan, Standar Nasional Indonesia (SNI) 19-14001-2005, Jakarta
Badan Standar Nasional Indonesia, 2014, Pengelolaan Pariwisata Alam, Standar Nasional Indonesia (SNI)8013:2014, Jakarta
Bappeda, 2011, Rencana Pembangunan Jangka Mengengah Daerah kabupaten Malang 2010 – 2015, Kabupaten Malang
Bappeda, 2008, Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 6 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Malang Tahun 2005-2025. Kabupaten malang.
Bappeda, 2007, Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Malang, Kabupaten Malang
Bappeda, 2013, Masterplan Ekowisata Kabupaten Malang, Kabupaten Malang
Borzyszkowski Jacek, 2015, The significance of promotion in Destination Management Organizations’ activities, e-Review of Tourism Research (eRTR), Vol. 11, No. 5/6, 2015
Damardjati, R., S. 2000. Istilah-istilah Dunia Pariwisata. Pradya Paramita, Jakarta.
Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Jawa Timur, 2014, Kebudayaan dan Pariwisata dalam Angka Tahun 2014, Surabaya
Indrawan,M.,SupriatnaJdanPrimackRB.2007, BiologiKonservasi.Jakarta.YayasanObor Indonesia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2012, Keputusan Dirjen Pengembangan destinasi Pariwisata No. 23 Tahun 2012 Tentang Rencana Strategis Dirjen Pengembangan destinasi pariwisata Tahun 2012 – 2014, Jakarta
Kementrian Hukum dan Hak asasi Manusia, 2009, Undang – Undang RI Nomor 10 tahun 2009 Tentang Kepariwisataan, Sekneg RI, Jakarta
Kementerian Kehutanan. 2012. Statistik Kehutanan Indonesia 2011.Jakarta. Kementerian Kehutanan.
Peraturan Menteri Dalam Negeri, 2009, Pedoman Pengembangan Ekowisata Daerah, Mendagri, Jakarta
Purnomo Hari, Bambang Sulistyantara& Andi Gunawan, 2013, Peluang Usaha Ekowisata Di Kawasan Cagar Alam Pulau Sempu, Jawa Timur,Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol. 10 No. 4 Desember 2013, Hal. 247 - 263
Republik Indonesia. 2009. Undang Undang RI Nomor.10 Tahun 2009 Tentang
Kepariwisataan, Lembaran Negara RI Tahun 2009, No. 11. Menkumham. Jakarta. Republik Indonesia. 2011. Peraturan Pemerintah RI No.50 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 - 2025, Lembaran Negara RI Tahun 2011, No. 125. Menkumham. Jakarta.
Riyadi Slamet, Djumilah Hadiwidjojo, DjumahirLuchman Hakim, 2012, Daya Saing Daerah Tujuan Wisata (Studi Kasus Rendahnya Daya Saing Taman Wisata Alam Kawah Ijen Banyuwangi) , Jurnalaplikasi Manajemen | volume 10 | nomor 3 | september 2012
Singgih santoso, 2002, Aplikasi SPSS Pada Satatistik Multivariat, PT Elex Media Komputindo, jakarta
Soedigdo Doddy, (2013), Peran Ekowisata Dalam Konsep Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Pada Taman Wisata Alam (Twa) Bukit Tangkiling Kalimantan Tengah, Jurnal Perspektif Arsitektur, Volume 8 / No.2, Desember 2013
Sugiyono, 2015, Statistik untuk Penelitian, Cetakan ke-26 Alfabeta, Bandung
Supriadi Bambang , 2014, Peningkatan Kemampuan Teknik Guiding Sebagai Kreteria Unjuk Kerja Pemandu Wisata Dalam Antisipasi Menusju Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 , Prosiding Seminar Nasional, Progaram D4. Pariwisata Universitas Merdeka , Malang.
Supriadi Bambang, 2013, Pola Pembinaan dan Pendampingan Kelompok Jasa Pemandu Wisata Di ODTW Gunung Bromo Pasuruan, Penelitian Hibah Bersaing, Unmer Malang
Supyan.2011.Pengembangan Daerah Konservasi Sebagai Tujuan Wisata. Jurnal Mitra Bahari5:53-69.
Suwarsono Muhammad,2008, Manajemen Strategik Konsep dan Kasus, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN, Yogyakarta
Zuhri, M & Sulistyawati E. 2007. Pengelolaan Perlindungan Cagar Alam Gunung Papandayan. Jurnal Lingkungan Tropis28:579- 588.
Published
2025-02-07
How to Cite
Supriadi, B. (2025). Model Pengembangan Ekowisata Berbasis Destination Management Organizations untuk Percepatan Ekonomi Desa di Zona Timur Kabupaten Malang. Relasi : Jurnal Ekonomi, 17(2), 435-462. https://doi.org/10.31967/relasi.v17i2.1341
Section
Article